Cara Efektif Mencegah Penyakit Campak Yang Menyerang Tubuh

Apr 7 2016 - 2:51pm Indonews Coid

IndoNews.Co.Id – Penyakit Campak adalah salahsatu infeksi virus yang paling menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) lalu ruam kulit. Penyakit indonesia disebabkan karena infeksi malware campak golongan Paramixovirus.

Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit nyata.

Pengobatan Campak

Sebelum vaksinasi campak dipakai secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak umur pra-sekolah dan anak-anak SECURE DIGITAL. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya biasanya dia akan kebal terhadap penyakit ini.

Gejala Campak

Gejala mulai timbul di dalam waktu 7-14 hari sesudah terinfeksi, yaitu berupa :

  • Panas badan
  • Nyeri tenggorokan
  • Pilek Coryza
  • Batuk ( Coughing )
  • Bercak Koplik
  • Nyeri otot
  • Mata merah ( conjuctivitis )

2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut periode dalam (bintik Koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal nampak 3-5 hari setelah timbulnya gejala di atas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol).

Ruam ini bisa berbentuk makula, yaitu di depan serta di bawah telinga dan di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan kaki, sedangkan ruam di gambaran mulai memudar.

Pada puncak penyakit, penderita merasa sungguh-sungguh sakit, ruamnya meluas dan suhu tubuhnya mencapai forty five? Celsius. 3-5 hari lain suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik serta ruam yang tersisa \ menghilang.

Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah semasa beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka serta merebak ke tubuh lalu ada selama 4 hari hingga 7 hari.

Pengobatan Campak

Tidak ada pengobatan istimewa untuk campak. Anak semestinya menjalani istirahat. Untuk menurunkan demam, diberikan asetaminofen / ibuprofen. Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik. Jadi dari itu harus berjaga-jaga.

Pencegahan Campak

Vaksin campak ialah bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin rata-rata diberikan dalam bentuk koalisi dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan arah.

Jika hanya mengandung campak, vaksin diberikan pada umur 9 bulan. Dalam ukuran MMR, dosis pertama dikasih pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan dalam usia 4-6 tahun.

Selain itu penderita juga wajib disarankan untuk istirahat nominal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat.

Memiliki juga vaksin MMRV, salahsatu kombinasi vaksin MMR kemudian vaksin cacar air (varicella). Dengan adanya kombinasi indonesia, maka tata laksana vaksinasi lebih sederhana, karena total penyuntikan lebih sedikit kemudian lebih murah.

Tetapi utk anak-anak berusia 2 tahun atau kurang, vaksin MMRV lebih memiliki efek samping dibandingkan pemberian vaksin MMR dan vaksin cacar air secara terpisah dalam 1 hari.

Terjadi penambahan kejadian febrile seizures yang timbul 7 hingga 10 hari setelah vaksinasi, penambahan kejadian demam ringan dan penambahan kejadian gatal-gatal seperti kena campak.

Tetapi vaksinasi MMRV pada usia 4 hingga 6 tahun tidak wujud bukti penambahan kejadian febrile seizure dibandingkan pemberian vaksin MMR dan vaksin cacar air secara terpisah.

Penyakit itu datangnya dari yang menciptakan dunia serta isinya 😀 untuk itu mencegah lebih baik daripada mengobati 😀

Cara Efektif Mencegah Penyakit Campak Yang Menyerang Tubuh

Baca Juga