Ketahui !! Penyakit Yang Menyerang Pada Sistem Peredaran Darah Kita

May 27 2016 - 10:50pm Indonews Coid

IndoNews.Co.Id – Sistem peredaran darah manusia terjadi berawal dari jantung, Dan di sebarkan kepada komponen atau oragan di dalam tubuh, Namun bukan berarti sistem peredaran darah pada manusia tidak mengalami gangguan atau serangan penyakit. Gangguan pada sistem peredaran darah manusia atau pun sirkulasi darah manusia dapat di sebabkan oleh berbagai faktor, baik dari faktor internal maupun dari faktor eksternal. Berikut adalah penyakit yang menyerang pada sistem peredaran darah manusia.

Ketahui !! Penyakit Yang Menyerang Pada Sistem Peredaran Darah Kita

Ketahui !! Penyakit Yang Menyerang Pada Sistem Peredaran Darah Kita

A. Anemia

Penyakit anemia ini sering kita temui dan kita jumpai pada orang di sekitar kita, maka pneyakit ini sudah tak asing lagi di dengar di telinga kita. Banyak yang bilang bahwa penyakit anemia ini adalah kekurangan darah, Akan tetapai pernah juga di jumpai pada orang yang mempunyai tekanan darah normal namun di terjangkit penyakit anemia ini, di kernakan kandungan hemoglobin di dalam darah orang tersebut kurang.

Penyakit ini terjadi dapat di akibatkan oleh berbagai faktor seperti, Kekurangan kandungan hemoglobin dalam eritrosit, kekuarangn jumlah eritrosit yang beredar dalam darah, dan kekurangan volume darah dari volume normal. Akibat kekurangan hemoglobin dapat mengakibatkan kemampuan darah mengikat oksigen menjadi tak stabil dan rendah .

B. Thalasemia

Thalasemia merupakan keadan terjadinya kelainan genetika yang merupakan tindakan tubuh tak mampu menghasilkan globin (protein pembentuk hemoglobin). Jika penderita thalasemia mampu memproduksi eritrosit, biasanya usia sel darahnya lebih singkat dan lebih mudah rusak.

Thalasemia dibedakan menjadi 3 tingkatan :

1. Thalasemia Mayor

Pengidap penyakit ini biasanya mengalami anemia yang cukup berat mulai dari umur 3-6 bulan setelah lahir dan tidak mampu hidup tanpa adanya transfusi darah.

Ciri fisik yang di timbulkan dari penderita thalasemia adalah kelainan pada tulang, berupa tulang pipi menjorok ke dalam dan pada bagian batang hidung menonjol, penonjolan dahi dan jarak kedua mata menjadi lebih jauh, serta tulang menjadi lemah dan keropos.

Gejala lain yang tampak adalah lemah, pucat, berat badan kurang, perut membuncit, dan pertumbuhan fisik tidak sesuai umur.

2. Thalasemia Intermedia

Thalasemia Intermedia biasanya mengalami gejala yang lebih ringan. Namun gejala seperti thalasemia mayor baru tampak pada saat memasuki usia dewasa.

3. Thalasemia Minor

Thalasemia ini umumnya tidak memiliki gejala klinis yang khas, hanya ditandai dengan anemia ringan.

C. Leukimia (Kanker Darah)

Leukimia atau akarab di sebut dengan kanker darah merupakan penyakit yang diakibatkan oleh bertambahnya sel darah putih yang tak terkontrol. Selain itu, sel darah putih berkembang dan memakan sel darah merah (eritrosit) sehingga pengidap leukimia dapat mengalami anemia berat. Gejala leukimia yaitu : kedinginan, badan lemah, demam,  dan sakit kepala,  nyeri tulang dan sendi, penurunan berat badan, sering mengalami infeksi, berkeringat di malam hari.

D. Hemofilia

Hemofilia merupakan suatu penyakit darah yang sukar untuk membeku. Apabila terjadi sedikit luka darah dapat mengucur deras dan terus-menerus tanpa henti, akibatnya penderita dapat mengalami terjadinya kurang darah, bahkan dapat  berujung dengan kematian. Penyakit ini bersifat menurun, diwariskan orang tua kepada anaknya.

Untuk para laki-laki terdapat kemungkinan besar mendapat warisan penyakit ini, karena gen hemofilia cenderung mengarah pada laki-laki. Hemofilia bersifat mematikan, akibatnya kaum perempuan akan mati sebelum dewasa jika menderita penyakit ini.

E. Varises

Varises adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena) sehingga tampak membesar.

Penyebab varises ini di sebabkan oleh berbagai faktor sebagai berikut :

1. Kurang Elastisitas Pada Dinding Pembuluh Vena

Kurang elastisitas pada dinding pembuluh vena yang mengakibatkan pembuluh vena menjadi lemah dan pada akhirnya tak mampu lagi mengalirkan darah ke jantung dengan sempurna. Aliran darah dari kaki menuju ke jantung bersifat melawan gravitasi bumi, Oleh karena itu pembuluh darah mesti kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.

2. Rusaknya Katup Pembuluh Vena

Katup pembuluh vena atau klep ini berfungsi untuk menahan darah yang mengalir kedalam jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang telah rusak mengakibatkan darah bekumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

F. Hipertensi

Hipertensi atau sering di sebut dengan penyakit darah tinggi yang ditandai dengan naiknya tekanan darah di atas tekanan normalpada umumnya. Tekanan darah normal orang dewasa berkisar 120/80 mmHg, artinya sistoliknya 120 mmHg dan diastoliknya 80 mmHg.

Jika anda merasakan hal-hal tersebut diatas, Segera konsultasikan dengan dokter yang ahli di bidangnya agar segera mendapatkan penaganan yang terbaik 😀 Ingat Mencegah Iu Lebih Baik Daripada Mengobati 😀

Ketahui !! Penyakit Yang Menyerang Pada Sistem Peredaran Darah Kita

Baca Juga