Penting !!! Ketahui Penyebab Dan Gejala Haid Yang Memanjang Dan Tidak Teratur

Feb 29 2016 - 11:42am Indonews Coid

IndoNews.Co.Id – Menstruasi (Haid) Berkepanjangan, biasanya wanita mengalami menstruasi banyak lebih dari 7 hari, atau sampai empat belas hari untuk membersihkan sampai benar-benar bersih. Menstruasi berkepanjangan pada wanita dapat membuat lebih banyak kehilangan darah dan juga dapat mempengaruhi ovulasi wanita yang memiliki efek langsung pada perawatan kesuburan.

Pada dasarnya Haid berkepanjangan Terjadi 90% sebagai akibat dari perdarahan uterus disfungsional atau perdarahan rahim. ovulasi tidak akan terjadi. dan 10% terjadi karena tidak adanya ovulasi, memicu menstruasi begitu lama.

Penyebab Menstruasai Berkepanjangan

Periode menstruasi pada umumnya berlangsung selama 20-35 hari, dengan lama keluar darah menstruasi yang berlangsung selama 2 sampai 8 hari.

Namun, pada beberapa wanita memiliki periode menstruasi memanjang sampai empat minggu yang keluhan cukup mengkhawatirkan. Haid berkepanjangan dikenal para medis oligomenorhea.

Oligomenorhea adalah keadaan di mana masa menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan masih sama, yaitu 2-8 hari. oligomenorhea terjadi karena gangguan keseimbangan hormonal dalam hipotalamus-hipofisis-ovarium umumnya.

Gangguan hormonal menciptakan panjang periode menstruasi standar menjadi memanjang. Hal ini memicu menstruasi menjadi kurang teratur.

Oligomenorhea dapat terjadi karena sejumlah alasan, yaitu :

  • Efek samping pil kontrasepsi.
  • Gangguan pada ovarium, seperti misalnya Sindrom Ovarium Syndrome (PCOS).
  • Stres dan depresi.
  • Penyakit kronis, seperti misalnya gangguan ketidakseimbangan hormon tiroid
  • Gangguan makan, seperti misalnya anoreksia nervosa, bulimia
  • Ketidak stabilan kenaikan dan penurunan berat badan yang berlebihan.
  • Melakukan olahraga berlebihan, misalnya pada atlet.
  • Sebuah tumor yang melepaskan estrogen ekstrim.
  • Kelainan struktural dalam rahim atau serviks menghambat hilangnya menstruasi darah.

Gejala oligomenorhea dapat diketahui dan dalam diagnosis medis setelah pemeriksaan fisik intensif, studi catatan pasien dari periode menstruasi, tes darah untuk menentukan derajat hormon tiroid dan pemeriksaan penunjang seperti misalnya studi USG perut.

Oligomenorheae dapat menyebabkan masalah kesuburan dan akan menghasilkan kelangkaan hormon estrogen yang mungkin muncul gejala yang terkait, seperti misalnya payudara yang mengecil,  menurunnya libido dan vagina berubah menjadi kering. Wanita dengan oligomenorhea akan terus mengalami menstruasi secara terusmenerus.

Menstruasi Berkepanjangan Ketika Ovulasi Siklus

Menstruasi Berkepanjangan Ketika Ovulasi Siklus

Uterus perdarahan yang mungkin terjadi dengan periode pertengahan menstruasi dan mungkin pada saat bersamaan dengan menstruasi. Perdarahan ini terjadi karena derajat rendah dari hormon estrogen, hormon progesteron saat terbentuk.

Menstruasi Berkepanjangan Tanpa Ovulasi

Menstruasi Berkepanjangan Tanpa Ovulasi

Uterus perdarahan yang umumnya terjadi fase pre-menopause dan tahun reproduksi. Alasannya karena ovulasi tidak akan terjadi, agar derajat berlebihan hormon estrogen sedangkan progesteron rendah. Karena lapisan rahim (endometrium) mengalami penebalan ekstrim (hiperplasia) tanpa harus disertai dengan penyangga (berlimpah dengan arteri dan kelenjar) yang cukup.

Bagaimana sahabat ??? 😀 Jika anda masih ragu segera konsultasikan dengan dokter yang ahli di bidan ini … 😀

Jangan Sampai Telat Menanggapinya … 😀 Ingat !!!! Kesehatan itu mahal terutama menyangkut organ vital kita .. 😀

Penting !!! Ketahui Penyebab Dan Gejala Haid Yang Memanjang Dan Tidak Teratur

Baca Juga