Waspada Penipuan Transaksi Jual Beli Rumah

Aug 14 2015 - 6:48pm Indonews Coid

Waspada Penipuan Transaksi Jual Beli Rumah

 Bagi anda yang sedang dan ingin menjual rumah beberapa hal ini wajib diperhatikan, pasalnya tidak sedikit peluang-peluang penipuan yang mengatasnamakan transaksi jual beli rumah. Jika tidak hati-hati, maka lenyaplah rumah dan uang kita bersamaan dengan keinginan kita.

Waspada Penipuan Transaksi Jual Beli Rumah

Maka dari itu, penjual dan pembeli harus sama-sama mengerti mengingat harga rumah yang semakin hari semakin tinggi, juga proses yang benar-benar rumit karena mau tidak mau anda akan berurusan dengan institusi-institusi pemerintahan seperti BPN (Badan Pertanahan Negara), dan kantor perpajakan. Kedua institusi ini seakan melekat dalam transaksi ini. Ini kiranya jadi pertimbangan untuk anda sebelum melakukan transaksi jual beli rumah.

Berikut adalah tips jual beli rumah yang aman :

  1. Penjual dan pembeli harus sama-sama mengerti bahwa harga rumah ini tidaklah murah, maka dari itu, bertindak hati-hati dan teliti tidak ada salahnya dalam transaksi jual beli rumah ini.

  2. Perhatikan kelengkapan serta keaslian surat-surat berharga tersebut, seperti serifikat, serta dokumen-dokumen legalitas rumah tersebut. Tindakan ini untuk menghindari penipuan atau sengketa mengingat praktik-praktik pembuatan sertifikat saat ini mudah dan sering terjadi penggandaan sertifikat saking mudahnya mendapat dan membuat sertifikat itu sendiri. Untuk calon pembeli, jangan memberikan uang muka terlalu besar untuk menghindari kerugian yang besar ketika terjadi penipuan, berilah alakadarnya saja sebagai tanda jadi. Sama halnya dengan pembeli, penjual pun jangan sampai lengah. Penjual jangan sekali-kali memberikan sertifikat rumah tersebut begitu saja, apalagi tanpa pengawasan pemilik rumah. Hal ini juga akan menghindari penipuan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

  3. Untuk mempermudah birokrasi, carilah notaris. Peran notaris sudah jelas, membenahi dokumen-dokumen penting milik kita. Namun teliti terlebih dahulu, karena tidak sedikit notaris-notaris yang berbuat nakal juga. Cari tahu notaris terpercaya. Dari muai reputasi dan bila ada rekan kita yang telah jadi klien notaris tersebut, patutlah kita percayakan rumah kita. Notaris yang baik tidak akan ragu atau keberatan memberikan saran atau konsultasi bila ada kejanggalan dalam bertransaksi atau kepalsuan legalitas dokumen-dokumen barang tersebut.

  4. Untuk penjual, cari tahu rumah tersebut. Peran RT/RW disinilah yang kita perlukan atau tetangga-tetangga yang berdekatan dengan rumah tersebut. Biasanya mereka tahu sedikit banyak mengenai sejarah rumah yang akan kita beli.

 

Sekian artikel ini, berhati-hatilah dalam membeli atau pun menjual rumah. Karena salah-salah, uang dan barang menjadi taruhannya.

Baca Juga